Wednesday, November 13, 2013
Good Time
My good time is when I spent my time with my kids Khalisa(2y.5m ) and Umar(3m).
They are very special.
they give me strength...
mom love you both
Saturday, May 8, 2010
Perempuan
Dia diambil dari tulang rusuk. Jika Tuhan mempersatukan dua orang yang berlawanan sifatnya, maka itu akan menjadi saling melengkapi. Dialah penolongmu yang sepadan, bukan ’sparing partner’ yang sepadan.
Ketika pertandingan dimulai, dia tidak berhadapan denganmu untuk melawanmu. Tetapi dia akan berada bersamamu untuk berjaga-jaga di belakang saat engkau berada di depan atau segera mengembalikan bola ketika bola itu terlewat olehmu. Dialah yang akan menutupi kekuranganmu.
Dia ada untuk melengkapi yang tak ada dalam laki-laki: perasaan, emosi, kelemahlembutan, keluwesan, keindahan, kecantikan, rahim untuk melahirkan, mengurusi hal-hal sepele. Sehingga ketika laki-laki tidak mengerti hal-hal itu, dialah yang akan menyelesaikan bagiannya. Sehingga tanpa kau sadari ketika kau menjalankan sisa hidupmu… kau menjadi lebih kuat karena kehadirannya di sisimu.
Jika ada makhluk yang sangat bertolak belakang, kontras dengan lelaki, itulah perempuan. Jika ada makhluk yang sanggup menaklukkan hati hanya dengan sebuah senyuman, itulah perempuan. Ia tidak butuh argumentasi hebat dari seorang laki-laki. Tetapi ia butuh jaminan rasa aman darinya karena ia ada untuk dilindungi. Tidak hanya secara fisik tetapi juga emosi.
Ia tidak tertarik kepada fakta-fakta yang akurat, bahasa yang teliti dan logis yang bisa disampaikan secara detail dari seorang laki-laki, tetapi yang ia butuhkan adalah perhatiannya, kata-kata yang lembut, ungkapan-ungkapan sayang yang sepele. Namun baginya sangat berarti… membuatnya aman di dekatmu.
Batu yang keras dapat terkikis habis oleh air yang luwes, sifat laki-laki yang keras ternetralisir oleh kelembutan perempuan. Rumput yang lembut tidak mudah tumbang oleh badai dibandingkan dengan pohon yang besar dan rindang. Seperti juga di dalam kelembutannya di situlah terletak kekuatan dan ketahanan yang membuatnya bisa bertahan dalam situasi apapun. Ia lembut bukan untuk diinjak, rumput yang lembut akan dinaungi oleh pohon yang kokoh dan rindang.
Jika lelaki berpikir tentang perasaan wanita, itu sepersekian dari hidupnya. Tetapi jika perempuan berpikir tentang perasaan lelaki, itu akan menyita seluruh hidupnya. Karena perempuan diciptakan dari tulang rusuk laki-laki, karena perempuan adalah bagian dari laki-laki. Apa yang menjadi bagian dari hidupnya, akan menjadi bagian dari hidupmu. Keluarganya akan menjadi keluarga barumu, keluargamu pun akan menjadi keluarganya juga. Sekalipun ia jauh dari keluarganya, namun ikatan emosi kepada keluarganya tetap ada karena ia lahir dan dibesarkan di sana. Karena mereka, ia menjadi seperti sekarang ini.
Perasaannya terhadap keluarganya, akan menjadi bagian dari perasaanmu juga. Karena kau dan dia adalah satu. Dia adalah dirimu yang tak ada sebelumnya. Ketika pertandingan dimulai, pastikan dia ada di bagian lapangan yang sama denganmu.
Sumber : M Yusuf with his Enerlife article-nya … i like it. Thanks Pak.
Ketika pertandingan dimulai, dia tidak berhadapan denganmu untuk melawanmu. Tetapi dia akan berada bersamamu untuk berjaga-jaga di belakang saat engkau berada di depan atau segera mengembalikan bola ketika bola itu terlewat olehmu. Dialah yang akan menutupi kekuranganmu.
Dia ada untuk melengkapi yang tak ada dalam laki-laki: perasaan, emosi, kelemahlembutan, keluwesan, keindahan, kecantikan, rahim untuk melahirkan, mengurusi hal-hal sepele. Sehingga ketika laki-laki tidak mengerti hal-hal itu, dialah yang akan menyelesaikan bagiannya. Sehingga tanpa kau sadari ketika kau menjalankan sisa hidupmu… kau menjadi lebih kuat karena kehadirannya di sisimu.
Jika ada makhluk yang sangat bertolak belakang, kontras dengan lelaki, itulah perempuan. Jika ada makhluk yang sanggup menaklukkan hati hanya dengan sebuah senyuman, itulah perempuan. Ia tidak butuh argumentasi hebat dari seorang laki-laki. Tetapi ia butuh jaminan rasa aman darinya karena ia ada untuk dilindungi. Tidak hanya secara fisik tetapi juga emosi.
Ia tidak tertarik kepada fakta-fakta yang akurat, bahasa yang teliti dan logis yang bisa disampaikan secara detail dari seorang laki-laki, tetapi yang ia butuhkan adalah perhatiannya, kata-kata yang lembut, ungkapan-ungkapan sayang yang sepele. Namun baginya sangat berarti… membuatnya aman di dekatmu.
Batu yang keras dapat terkikis habis oleh air yang luwes, sifat laki-laki yang keras ternetralisir oleh kelembutan perempuan. Rumput yang lembut tidak mudah tumbang oleh badai dibandingkan dengan pohon yang besar dan rindang. Seperti juga di dalam kelembutannya di situlah terletak kekuatan dan ketahanan yang membuatnya bisa bertahan dalam situasi apapun. Ia lembut bukan untuk diinjak, rumput yang lembut akan dinaungi oleh pohon yang kokoh dan rindang.
Jika lelaki berpikir tentang perasaan wanita, itu sepersekian dari hidupnya. Tetapi jika perempuan berpikir tentang perasaan lelaki, itu akan menyita seluruh hidupnya. Karena perempuan diciptakan dari tulang rusuk laki-laki, karena perempuan adalah bagian dari laki-laki. Apa yang menjadi bagian dari hidupnya, akan menjadi bagian dari hidupmu. Keluarganya akan menjadi keluarga barumu, keluargamu pun akan menjadi keluarganya juga. Sekalipun ia jauh dari keluarganya, namun ikatan emosi kepada keluarganya tetap ada karena ia lahir dan dibesarkan di sana. Karena mereka, ia menjadi seperti sekarang ini.
Perasaannya terhadap keluarganya, akan menjadi bagian dari perasaanmu juga. Karena kau dan dia adalah satu. Dia adalah dirimu yang tak ada sebelumnya. Ketika pertandingan dimulai, pastikan dia ada di bagian lapangan yang sama denganmu.
Sumber : M Yusuf with his Enerlife article-nya … i like it. Thanks Pak.
Sunday, February 14, 2010
Lelaki itu belajar menyudahi ketergesaan
Laki-laki itu melaksanakan sholat wajib bersebelahan dengan Rasul. Setelah ia menyelesaikan sholatnya, laki-laki itu diminta Rasul untuk sholat kembali. Lalu ia melaksanakannya. Setelah laki-laki itu menyelesaikan sholatnya, Rasul menyuruh ia sholat kembali sampai beberapa kali. dan lelaki itupun heran dan akhirnya bertanya ke Rasul. Kenapa dengan sholatku ya Rasul, kenapa engkau memintaku untuk mengulangi lagi, lagi dan lagi.
Tercatat dalam Hadist kisah lelaki ini, bahwa ia adalah lelaki yang paling terburuk dan tergesa-gesa dalam sholat. Namun kisah lelaki ini menjadi pelajaran yang bernilai tinggi bagi orang sesudahnya. Ketergesaan dalam beribadah. Sering kita melakukan ibadah(sholat) dengan tergesa-gesa. Sungguh tidak ada yg kita dapat selain hanya gerakan yg tergesa-gesa. Cerminan ketergesaan ini tergambar pada prilaku kita yg menyukai dan lebih memilih hal yg serba instant.Tak jarang pula kita meminta kepada Sang Maha Pemberi melalui ibadah yang tergesa-gesa. Padahal kesempatan meminta adalah peluang besar yang diberikan oleh Allah. Tapi kita tidak berkemampuan untuk memanfaatkannya. Semuanya dilakukan dalam keadaan tergesa-gesa. Dalam hal beribadah (sholat) diperlukan ruangan hati yang cukup. Dengan kata lain kita melakukan ibadah dengan tenang, sabar dan khusyuk, bukan dalam ketergesaan.Ketergesaan bagian dari sifat syaitan. Naudzubillah. Satu hal yg berbeda adalah menyegerakan dalam beribadah lebih di utamakan.
9:26 am
waktu duha
di Lumba-Lumba
Tercatat dalam Hadist kisah lelaki ini, bahwa ia adalah lelaki yang paling terburuk dan tergesa-gesa dalam sholat. Namun kisah lelaki ini menjadi pelajaran yang bernilai tinggi bagi orang sesudahnya. Ketergesaan dalam beribadah. Sering kita melakukan ibadah(sholat) dengan tergesa-gesa. Sungguh tidak ada yg kita dapat selain hanya gerakan yg tergesa-gesa. Cerminan ketergesaan ini tergambar pada prilaku kita yg menyukai dan lebih memilih hal yg serba instant.Tak jarang pula kita meminta kepada Sang Maha Pemberi melalui ibadah yang tergesa-gesa. Padahal kesempatan meminta adalah peluang besar yang diberikan oleh Allah. Tapi kita tidak berkemampuan untuk memanfaatkannya. Semuanya dilakukan dalam keadaan tergesa-gesa. Dalam hal beribadah (sholat) diperlukan ruangan hati yang cukup. Dengan kata lain kita melakukan ibadah dengan tenang, sabar dan khusyuk, bukan dalam ketergesaan.Ketergesaan bagian dari sifat syaitan. Naudzubillah. Satu hal yg berbeda adalah menyegerakan dalam beribadah lebih di utamakan.
9:26 am
waktu duha
di Lumba-Lumba
Tuesday, February 9, 2010
Ketika Harus Berhenti
ketika harus berhenti bukan berarti semuanya berakhir
ketika harus berhenti adalah waktu untuk memulai aksi baru
ketika harus berhenti bukan berarti harapan pupus
ketika harus berhenti adalah waktu untuk mengobarkan semangat baru
Medio January 2010
ketika harus berhenti adalah waktu untuk memulai aksi baru
ketika harus berhenti bukan berarti harapan pupus
ketika harus berhenti adalah waktu untuk mengobarkan semangat baru
Medio January 2010
Monday, January 18, 2010
Memandang Beban Hidup
Stres muncul disebabkan beban berat , tetapi berapa lamanya kita memikul
beban tersebut. Stephen Covey membuat simulasi pada saat dia memberikan mata kuliah manajemen stress sebagai berikut : dia mengangkat segelas air dan bertanya kepada para siswanya: "Seberapa berat menurut anda kira segelas air ini?"
Para siswa menjawab mulai dari 200gr sampai 500gr. "Ini bukanlah masalah
berat absolutnya, tapi tergantung berapa lama anda memegangnya. " kata Covey.
"Jika saya memegangnya selama 1menit, tidak ada masalah. Jika saya
memegangnya selama 1 jam,lengan kanan saya akan sakit. Dan jika saya
memegangnya selama 1 hari penuh, mungkin anda harus memanggilkan ambulans
untuk saya. Beratnya sebenarnya sama, tapi semakin lama saya memegangnya,
maka bebannya akan semakin berat."
"Jika kita membawa beban kita terus menerus, lambat laun kita tidak akan
mampu membawanya lagi. Beban itu akan meningkat beratnya." Lanjut Covey "Apa
yang harus kita lakukan adalah meletakkan gelas tersebut, istirahat sejenak
sebelum mengakatnya lagi".
Kita harus meninggalkan beban kita secara periodik, agar kita dapat lebih
segar dan mampu membawanya lagi.
Jadi apapun beban yang ada di pundak kita hari ini, coba tinggalkan sejenak jika bisa.
Setelah beristirahat nanti dapat diambil lagi. Mudah-mudahan beban tersebut secara perlahan dapat diselesaikan dengan baik dan lebih jernih.
Wednesday, December 23, 2009
Untuk Kesuksesan, Jadilah Pemberani
(semoga tulisan pendek ini dapat membangunkan jiwa yang tidur. Amin...)
Untuk Kesuksesan, Jadilah Pemberani
Di antara sifat orang yang inovatif dan berhasil, adalah berani. Ia berani maju tanpa ragu. Ia berani masuk dalam gejolak kehidupan, tanpa takut. Engkau akan mendapati orang ini memiliki kemampuan yang tidak dimiliki orang selainnya. Misalkan, ia mampu memberikan ceramah di hadapan orang banyak, ia bisa melakukan negosiasi dengan tokoh besar, ia tidak terlalu memperdulikan kritikan, ia selalu cenderung bekerja menjalankan programnya dengan sangat baik. Ia merencanakan aksinya yang mencengangkan pikiran. Ia tidak ragu, tidak was-was, dan tidak maju-mundur.
Berbeda dengan orang yang pengecut. Ia akan berulang-ulang berpikir dan menimbang. Kemudian ia bermuka masam dan kecewa. Lalu ia merencanakan sesuatu, tapi ia tidak disiplin melakukan rencana itu, sehingga, ia akan mengulang kembali sikapnya dari pertama. Orang seperti ini adalah orang yang tekadnya telah mati, obsesinya menderita sakit, keinginannya lemah.
Kesuksesan itu suatu potensi yang harus diwujudkan, harus diiringi semangat yang kuat, tekad yang tak kenal lelah. Perputaran zaman dan berbagai tempat telah mencatat banyak peran, kebaikan dan manfaat. Orang seperti itu selalu berharap panjang umur, agar ia dapat terus menebar manfaat, dan mempersembahkan karyanya. Maka majulah wahai orang yang sukses dan jangan takut. Orang yang takut dan pengecut takkan pernah mengenal kemuliaan. Orang penakut takkan pernah sampai pada ketinggian.
08:26 Am
15/12 2009
Pagi sejuk di Lumba-Lumba 24
Untuk Kesuksesan, Jadilah Pemberani
Di antara sifat orang yang inovatif dan berhasil, adalah berani. Ia berani maju tanpa ragu. Ia berani masuk dalam gejolak kehidupan, tanpa takut. Engkau akan mendapati orang ini memiliki kemampuan yang tidak dimiliki orang selainnya. Misalkan, ia mampu memberikan ceramah di hadapan orang banyak, ia bisa melakukan negosiasi dengan tokoh besar, ia tidak terlalu memperdulikan kritikan, ia selalu cenderung bekerja menjalankan programnya dengan sangat baik. Ia merencanakan aksinya yang mencengangkan pikiran. Ia tidak ragu, tidak was-was, dan tidak maju-mundur.
Berbeda dengan orang yang pengecut. Ia akan berulang-ulang berpikir dan menimbang. Kemudian ia bermuka masam dan kecewa. Lalu ia merencanakan sesuatu, tapi ia tidak disiplin melakukan rencana itu, sehingga, ia akan mengulang kembali sikapnya dari pertama. Orang seperti ini adalah orang yang tekadnya telah mati, obsesinya menderita sakit, keinginannya lemah.
Kesuksesan itu suatu potensi yang harus diwujudkan, harus diiringi semangat yang kuat, tekad yang tak kenal lelah. Perputaran zaman dan berbagai tempat telah mencatat banyak peran, kebaikan dan manfaat. Orang seperti itu selalu berharap panjang umur, agar ia dapat terus menebar manfaat, dan mempersembahkan karyanya. Maka majulah wahai orang yang sukses dan jangan takut. Orang yang takut dan pengecut takkan pernah mengenal kemuliaan. Orang penakut takkan pernah sampai pada ketinggian.
08:26 Am
15/12 2009
Pagi sejuk di Lumba-Lumba 24
Friday, November 20, 2009
A letter to a new friend
Dear Dz
It was just a dream to have a new friend like you. I do really glad and thank to Allah for it. I’d love to thank you for the gift. You are very nice person. I am very happy very very very much……
HAPPY FRIENDSHIP DAY
SPECIAL PEOPLE
People are special
Each of us does something special every day
We talk and listen
We play and help
We do special things for other people too
Melv(2009)
It was just a dream to have a new friend like you. I do really glad and thank to Allah for it. I’d love to thank you for the gift. You are very nice person. I am very happy very very very much……
HAPPY FRIENDSHIP DAY
SPECIAL PEOPLE
People are special
Each of us does something special every day
We talk and listen
We play and help
We do special things for other people too
Melv(2009)
Monday, November 16, 2009
Monalisa Smile (Resensi)..akhirnya...nontong juga

WANITA DAN SEKOLAH
Judul film : Mona Lisa Smile
Sutradara : Mike Newell
Skenario : Lawrence Konner dan Mark Rosenthal
Pemain : Julia Roberts, Julia Stiles, Kirsten Dunst, Juliet Stevenson,
Maggie Gyllenhaal, Ginnifer Goodwin, Dominic West
Pada tahun 60-an, kaum perempuan di Amerika ternyata juga mengalami masa dimana sekolah merupakan batu loncatan untuk menikah. Tak ada keinginan untuk melanjutkan kuliah, cincin tunangan menjadi harta tak ternilai dibanding pendidikan yang lebih tinggi. Itulah yang coba digambarkan oleh Mike Neweel (sutradara Donnie Brasco) lewat film Mona Lisa Smile.
Dibuka dengan adegan di Wellesley College tahun ajaran 1953-1954. Pada musim gugur Katherine Watson (Julia Roberts) memasuki tempat kerjanya. Sebagai dosen sejarah seni yang baru datang dari California, tak heran jika dia berharap banyak dari Wellesley College yang konon memiliki siswi-siswi yang baik.
Pada hari pertama mengajar, Katherine yang kukusan UCLA terkesima dengan pengetahuan siswi di kelasnya yang telah membaca semua buku teks. Mereka semua mengetahui lukisan yang diperlihatkannya. Pertemuan pertma ini membuat Katherine tertantang untuk mengubah silabus. Mengenalkan seni modern dan menantang siswinya menilai karya seni berdasarkan pikirannya sendiri.
Lambat laun gaya mengajarnya bisa diterima dan membuatnya menjadi dosen yang disukai. Menjelang pergantian tahun ajaran, kelasny jadi rebutan dan menjadi favorit. Padahal yang dilakukannya membuat beberapa orang tidak senang. Bahkan Katherine di cap subversif dalam editorial majalah sekolah.
Wellesley College yang masuk dalam kawasan New England ternyata masih mengikuti nilai-nilai konservatif. Bagi mereka pendidikan tinggi itu kecil nilainya di banding dengan sebuah cincin pertunangan. Menikah, punya anak, dan hidup bahagia, adalah impian banyak wanita di masa itu.
Menurut Katherine, sayang jika mereka tidak melanjutkan kuliah mengingat potensi yang mereka miliki. Hal itu yang menyebabkan dia membujuk Joan Brandwyn (Julia Stiles) mendaftar masuk fakultas hukum di Universitas Yale. Tanpa di duga, Joan diterima. Ternyata hal itu menimbulkan masalah, pasalnya dia menunggu lamaran pria yang dicintainya.
Sahabat Joan, Betty Warren (Kirsten Dunst) sudah lebih dulu menikah. Dialah yang menjabat sebagai editor di majalah sekolah dan sikapnya selalu sinis terhadap pemikiran Katherine. Lewat tulisannya di majalah sekolah, Betty telah menyingkirkan perawat sekolah, Amanda Armstrong (Juliet Stevenson) yang membagikan alat kontrasepsi secara gratis. Menurutnya, tindakan ini mengarah kepada kehidupan seks bebas di kalangan mereka.
Di Wellesley College, Katherine dikelilingi banyak siswa. Naum hanya 4 orang yang diceritakan secara lebih detail. Joan yang bingung diantara 2 pilihan, Connie Baker ( Ginnifer Goodwin) yang menginginkan pacar, Gissele Levy (Maggie Gyllenhal) yang punya kehidupan berbeda dengan teman lainnya dan dia juga tidur dengan beberapa pria termasuk guru bahasa Italia Bill Dunbar (Dominic West) yang tertarik pada Katherine.
Kisah ini terinsprirasi dari pengalaman Hillary Rodham Clinton (istri mantan presiden AS) selama sekolah di Wellesley College Selain Hillary, tercatat pula Madelaine Albraight, dan Madame Chiang Kaishek sebagai alumni sekolah. Ditambah lagi dengan penemuan tulisan di Majalah The Wellesley News terbitan tahun 1956 oleh Lawrence Konner dan Mark Rosenthal yang headline-nya tentang survey yang menunjukkan bagaimana wanita menikah berhasil menjadi siswi yang baik.
Film berdurasi 115 menit terasa lambat karena ada beberapa adegan yang rasanya tak perlu berlama-lama. Selain itu skenario Konner dan Rosenthal juga tak terlalu tajam mengangkat inti permasalahan, sehingga terkesan memandangnya secara hitam-putih. Menikah atau sekolah? Padahal keduanya bisa dijalani dengan baik. Dan ini memang sempat terlontar dari bibi Katherine.
Peran Katherine dalam film ini juga terlihat sedikit walau ini bukan film tentang Katherine. Namun setidaknya bisa membuat penonton akan lebih mampu untuk memahami karakternya yang ngotot memperjuangkan keyakinannya. Dalam film ini akting Kirsten Dunst terbilang sukses dalam memerankan tokoh Betty. Setiap kata-katanya membuat telinga orang memerah. (MH)
http://faizperjuangan.wordpress.com/2008/01/24/wanita-dan-sekolah-resensi-film-monalisa-smile/
Wednesday, October 28, 2009
Sedikit memaknai Sumpah Pemuda...
.jpg)
AYO BERKARYA!
Alhamdulillah.....satu lagi jenjang studi sudah ku selesaikan cukup baik. Disaat teman2 memilih untuk mengikuti tes guru bantu and cpns ( akhirnya sebagain besar dari mereka lulus tes...emang sich peluangnya gede banget saat itu....sukses yach buat kalian!) diriku memutuskan untuk melanjutkan study S2. Segala sesuatu yg sudah di putuskan maka sebagai tanggung jawab keputusan itu harus kita tunaikan.
Dengan Bismillah dan yakin ALLAH akan memberikan dan memudahkan segala urusan kepada umatnya yang memang meminta kepadanya dengan berpasrah diri...akhirnya gelar master itu ku raih juga. Terimakasih ALLAH.
Sekarang adalah waktunya untuk BERKARYA.......
Tuesday, October 27, 2009
The Best of Living
Friday, October 9, 2009
This is it....

Communication Skills
LEARNER’S
BOOK
Developing a Presentation
If you are learning English and want to have simplified description about giving presentation (focuses on planning and organizing a presentation) which are clear and concise, in a handy – sized book you can keep with you at all times, then this is the pocket book for you.
Goresan Hati di Perjalanan Hidup
.jpg)
Air Mata Cinta
Tangisan cinta itu unik. Air mata cinta itu aneh, lucu, dan kadang menggelikan. Panah rindu itu begitu menyakitkan, menyayat, dan tak jarang menghuraikan air mata (cinta). Perpisahan dari yang dicinta, tak ada tabibnya. Orang-orang pecinta adalah orang yang lekas menangis jika mengingat Yang Dicintainya. Orang-orang pecinta jika mendengarkan kalimat demi kalimat dari yang dicintainya, jiwa mereka terbang dengan sayap-sayap rindu.(Almaidah:83).

Nilai Diri
Nilai kita dimata orang lain adalah ketika adanya berita tentang diri dan prilaku baik kita. Maka, berhati-hatilah jangan sampai kita mewarnainya dengan noda dan mengotorinya. Akan sulit untuk memperbaikinya jika berita tentang diri kita adalah jelek dan sudah rusak. Prilaku yang menyimpang dan tidak terjaganya lisan dan gerak-gerik yang kita lakukan akan menggiring kita sampai terporosok ke titik terendah. Ciptakanlah kenangan diri yang bagus dan peristiwa yang mengesankan dalam diri orang lain. (Asy-Syu’araa:84).
Dengan memaafkan banyak hal yang bisa terobati.

Terkadang sulit rasanya untuk memaafkan kesalahan seseorang baik itu kesalahan kecil mahupun besar. Tak jarang pula kesalahan yg dilakukan terhadap diri kita memberikan dampak rasa sakit atau luka. Dan biasanya rasa yg berbekas tadi menyebabkan kita enggan untuk ikhlas memberikan kemaaafan, justru kita malah mendiamkan atau bahkan mencoba untuk membalas perbuatan itu dengan yang lebih luar biasa lagi.
Padahal sebenarnya akan lebih baik jika kita terima perbuatan mereka dengan fikiran positif mungkin saat itu seseorang tadi khilaf dan tidak sengaja. Terima dan berikanlah maaf dengan ikhlas. Yakinlah dengan memaafkan akan banyak hal yang bisa terobati.
Kamis malam beranjak larut
081009-10:47 pm
Lumba2-Tangkerang
Back To School
Monday, October 5, 2009
Pemuda Impian (chapter 2)
.jpg)
MUSH’AB BIN UMAIR
Ringkasan sebelumnya........
Mush’ab bin Umair, seorang remaja Quraisy terkemuka, seorang yang paling ganteng, tampan, penuh dengan jiwa dan semangat kemudaan. Ia tertarik dengan ajaran agama yang dianut Rasulullah dan pengikutnya, sehingga akhirnya ia memutuskan untuk memeluk agama islam. Keputusunnya ini ditentang keras oleh ibunya. ------------------------------
Berdirilah Mush’ab di hadapan ibu dan keluarganya serta para pembesar Mekah yang berkumpul di rumahnya. Dengan hati yang yakin dan pasti dibacakannya ayat-ayat Alqur’an yang disampaikan Rasulullah untuk mencuci hati nurani mereka, mengisinya dengan hikmah dan kemuliaan, kejujuran dan ketaqwaan.
Ketika sang ibu hendak membungkam mulut puteranya dengan tamparan keras, tiba-tiba tangan yang terulur bagai anak panah itu surut dan jatuh terkulai- demi melihat nur atau cahaya yang membuat wajah yang telah berseri cemerlang itu kian berwibawa dan patut di indahkan- menimbulkan suatu ketenangan yang mendorong dihentikannya tindakan.
Karena rasa keibuannya, ibunda Mush’ab terhindar memukul dan menyakiti puteranya, tetapi tidak dapat menahan diri dari tuntutan bela berhala-berhalanya dengan jalan lain dibawalah puteranya itu ke suatu tempat terpencil dirumahnya, lalu dikurung dan dipenjarakannya amat rapat.
Demikianlah beberapa lama Mush’ab tinggal dalam kurungan sampai saat beberapa orang Muslimin hijrah ke Habsyi. Mendengar berita hijrah ini Mush’ab pun mencari muslihat, dan berhasil mengelabui ibu dan penjaga-penjaganya, lalu pergi ke Habsyi melindungkan diri. Ia tinggal disana besama saudara-saudaranya kaum Muhajirin, lalu pulang ke Mekah. Kemudian ia pegi lagi hijrah kedua kalinya bersama para sahabat atas titah Rasulullah dan karena taat kepadanya.
Baik di Habsyi ataupun di Mekah, ujian dan penderitaan yang harus dilalui Mush’ab di tiap saat dan tempat kian meningkat. Ia telah selesai dan berhasil menempa corak kehidupannya menurut pola yang modelnya telah dicontohkan Muhammad saw. Ia merasa puas bahwa kehidupannya telah layak untuk dipersembahkan bagi pengorbanan terhadap Penciptanya Yang Maha Tinggi, Rabb-nya Yang Maha Akbar.....
Pada suatu hari ia tampil dihadapan beberapa orang Muslimin yang sedang duduk sekeliling Rasulullah saw. Demi memandang Mush’ab mereka sama menundukkan kepala dan memejamkan mata, sementara beberapa orang matanya basah karena duka. Mereka melihat Mush’ab memakai jubah usang yang betambal-tambal, padahal belum lagi hilang dari ingatan mereka- pakaiannya sebelum masuk islam- tak obahnya bagaikan kembang di taman, berwarna-warni dan menghamburkan bau yang wangi.Adapun Rasulullah, menatapnya dengan pandangan penuh arti, disertai cinta kasih dan syukur dalam hati, pada kedua bibirnya tersungging senyuman mulia, seraya bersabda:
”Dahulu saya lihat Mush’ab ini tak ada yang mengimbangi dalam memperoleh kesenangan dari orang tuanya, kemudian ditinggalkannya semua itu demi cintanya kepada Allah dan Rasulnya”.
Semenjak ibunya merasa putu asa untuk mengembalikan Mush’ab kepada agama yang lama, ia telah menghentikan segala pemberian yang biasa dilimpahkan kepadanya, bahkan ia tak sudi nasinya dimakan orang yang telah mengingkari berhala dan patut berolah kutukan daripadanya, walau anak kandungnya sendiri.
Akhir pertemuan Mush’ab dengan ibunya, ketika perempuan itu hendak mencoba mengurungnya lagi sewaktu ia pulang dari Habsyi. Ia pun besumpah dan menyatakan tekadnya untuk membunuh orang-orang suruhan ibunya bila rencana itu dilakukan. Karena sang ibu telah mengetahui kebulatan tekad puteranya yang telah mengambil satu keputusan, tak ada jalan lain baginya kecuali melepasnya dengan cucuran air mata, sementara Mush’ab mengucapkan selamat berpisah dengan menangis pula.
Saat perpisahan itu menggambarkan kepada kita kegigihan luar biasa dalam kekafiran pihak ibu, sebaliknya kebulatan tekad yang lebih besar dalam mempertahankan keimanan dari pihak anak. Ketika sang ibu mengusirnya dari rumah sambil bekata :
”Pegilah sesuka hatimu! aku bukan ibumu lagi”. Maka Mush’ab pun menghampiri ibunya sambil bekata : ” Wahai bunda! Telah anakanda sampaikan nasihat kepada bunda, dan anakanda menaruh kasihan kepada bunda. Karena itu saksikanlah bahwa tiada Tuhan melainkan Allah, dan Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya”.
Dengan murka dan naik darah ibunya menyahut : ”Demi bintang! Sekali-kali aku takkan masuk kedalam Agamamu itu. Otakku bisa jadi rusak, dan buah pikiranku takkan diindahkan orang lagi”.
Demikian Mush’ab meninggalkan kemewahan dan kesenangan yang dialaminya selama itu, dan memilih hidup miskin dan sengsara. Pemuda ganteng dan perlente itu, kini telah menjadi seorang melarat dengan pakaiannya yang kasar dan usang, sehari makan dan beberapa hari menderita lapar.
Tapi jiwanya yang telah dihiasi dengan Aqidah suci dan cemerlang berkat sepuhan Nur Ilahi, telah merubah dirinya menjadi seorang manusia lain, yaitu manusia yang dihormati, penuh wibawa dan disegani.........
***
Subscribe to:
Posts (Atom)



